Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Miliki Kekayaan Rp 51,3 M



KPK melakukan operasi senyap di Sulawesi Selatan pada Jumat (26/2) malam hingga Sabtu (27/2) dini hari. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, diduga terkait kasus korupsi.

Saat OTT Nurdin, KPK turut menangkap 8 orang lainnya mulai dari kontraktor hingga pejabat Dinas PU. Meski demikian, belum diketahui OTT Nurdin terkait kasus apa. 

Adapun sebagai penyelenggara negara, Nurdin selama ini diwajibkan melapor harta kekayaan (LHKPN) ke KPK. 

Berdasarkan data LHKPN di KPK, tercatat Nurdin sudah 6 kali melapor ke KPK. Mulai saat menjabat Bupati Bantaeng 2 periode hingga menjadi Gubernur Sulsel. 

Terakhir kali, Nurdin melapor LHKPN pada 29 April 2020 dalam kapasitas Gubernur Sulsel. Dalam laporannya yang terakhir, Nurdin memiliki kekayaan sebesar Rp 51,3 miliar.


Berikut rinciannya:

Tanah dan Bangunan

Kekayaan Nurdin didominasi aset berupa tanah dan bangunan. Dalam LHKPN, Nurdin melaporkan kepemilikan 54 aset tanah dan bangunan  dengan nilai total Rp 49.368.901.028. Asetnya tersebar di Bantaeng dan Makassar.

Kendaraan

Nurdin melaporkan asetnya berupa kendaraan hanya mobil Toyota Alphard tahun 2016 senilai Rp 300 juta.

Harta Bergerak Lainnya: Rp 271.300.000.

Kas dan Setara Kas: Rp 267.411.628.

Harta Lainnya: Rp 1.150.000.000.

Utang: Rp 1.250.000.

Berdasarkan daftar tersebut, total Nurdin memiliki kekayaan sebesar Rp 51.356.362.656.

Belum ada Komentar untuk "Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Miliki Kekayaan Rp 51,3 M"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel