Tutup Lokalisasi Gang Sadar Baturraden, Pemkab Diminta Perhatikan Nasib Pekerja


RENCANA penutupan permanen lokalisasi Gang Sadar Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, belum diketahui para anggota paguyuban. 

Ketua Paguyuban Warga Kost RT 7 RW II, Amir S mengatakan, mendukung penutupan sementara yang telah dilakukan dalam rangka rantai penyebaran virus corona (Covid-19). 

"Kalau penutupan permanen kan harus ada solusi masyarakat yang bekerja di sana, yang menggantungkan hidup di sana nasibnya bagaimana?" kata Amir saat dihubungi, Senin (13/4/2020). 

Menurut Amir, sejauh ini belum ada pemberitahuan atau sosialisasi mengenai rencana penutupan itu. 

Namun, kata dia terkait larangan bagi PSK kembali lagi ke Gang Sadar, Amir mengaku telah mengetahui. 

"Saya sendiri enggak begitu tahu, tapi kemarin memang ada pernyataan seperti itu. Saat ini kami mendukung program pemerintah untuk memutus penyebaran corona, kalau untuk penutupan permanen harus ada penjelasan ke masyarakat," ujar Amir. 

Amir mengatakan, rencana penutupan harus dibarengi dengan solusi bagi masyarakat. 

Pasalnya, tak sedikit masyarakat di sekitar Baturraden yang menggantungkan hidup dari aktivitas di lokalisasi Gang Sadar. 

"Banyak sekali orang-orang Baturraden yang bekerja di sana, ada yang jadi pembantu, penjaga rumah, pedagang, tukang ojek, anjelo (sebutan untuk orang yang antar jemput PSK) juga ada, termasuk hotel-hotel di sana," kata Amir. 

Diberitakan sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein berencana menutup total aktivitas di Gang Sadar. 

Hal itu menyusul pemulangan seratusan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Gang Sadar ke kampung halamannya masing-masing untuk menghindari penyebaran virus corona (Covid-19), Minggu kemarin.

 "Ditutup seterusnya, tidak boleh ada kegiatan anu- anu," kata Husein melalui pesan singkat. 

Menurut dia, kegiatan "anu-anu" yang dimaksud Husein ialah praktik prostitusi yang telah lama berlangsung di wilayah yang berada di kaki Gunung Slamet bagian selatan itu. 

Husein mengatakan, para PSK yang telah dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing dilarang kembali ke Gang Sadar. 

Tanah yang berada di Gang Sadar, kata Husein, akan dibeli atau disewa Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk kegiatan lain. 

Pihaknya juga akan merevitalisasi tempat parkir kendaraan besar di sekitar lokasi.


Belum ada Komentar untuk "Tutup Lokalisasi Gang Sadar Baturraden, Pemkab Diminta Perhatikan Nasib Pekerja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel